Rabu, 06 Oktober 2010

Tips Mengendalikan Amarah Saat Berkendara

       Rencanakanlah perjalanan Anda sejak awal dan beri ekstra agar tidak terburu-buru di jalan serta perhitungkan kondisi jalanan, apakah jalan dilewati terbilang macet atau tidak berdoalah sebelum Anda berkendara. Disiplin dan taatilah peraturan lalu lintas.
       Pergunakan tanda (lampi) bila Anda berbelok atau pindah jalur,agar pengemudi di belakang Anda mengerti arah tujuan kendaraan Anda. Jaga jarak yang aman antara kendaraan Anda dengan kendaraan yang berada di depan Anda. Jangan biarka suasana hati yang buruk menguasai Anda. Rasa amarah itu tidak sehat,dan tidak ada gunanya menyesal kemudian. Hindari bahaya, dengan membiarkan terlebih dahulu pengendara yang agresif berada di muka Anda. Jangan terpancing emosi. Jangan menantang pengemudi yang agresif dan gemar menyalip sengaja memperlambat kendaraan Anda. Bila malam hari jaga sinar lampu kendaraan Anda.Sebaiknya tidak menggunakan lampu jauh., kecuali bila memang diperlukan. Hindari kontak mata dengan pengemudi yang agresif. Jangan memberikan kode tangan/jari yang sifatnya menghina orang dan membahayakan Anda. Sebaiknya bila Anda yang menerima perlakuan tersebut ,abaikan saja, jangan di masukkan ke hati dan jangan membalas.kurangi menggunakan klakson kecuali bila perlu.
      Bila jalanan sedang macet /ramai, usahakan tetap tenang dan tidak terpancing emosi untuk melakukan hal-hal yang tidak perlu, seperti memaki pengemudi lain yang berjalan lambat,dan sebagainya. Bila emosi Anda mulia terpancing, cobalah untuk berightifar dan pasang musik yang lembut agar emosi Anda reda. Yang terpenting dari semua itu, tetaplah tenang dan berfikir jernih.Ingatlah bahwa tujuan utama Anda agar selamat sampai ke tempat tujuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar